BANDA ACEH TERANCAM KEHILANGAN MINI BUS LABI-LABI.

Image

Banda Aceh – Turunnya minat masyarakat memanfaatkan angkutan umum bus mini (labi-labi) di Banda Aceh, sangat dirasakan sejumlah sopir angkutan tersebut akhir-akhir ini.

Akibatnya angkutan umum itu terancam tidak beroperasi.
Menurut sejumlah sopir di Terminal Keudah Banda Aceh, ancaman kelangsungan operasional labi-labi di Banda Aceh disebabkan banyaknya kendaraan sepeda motor yang dimiliki masyarakat saat ini. Sehingga banyak yang tidak lagi memanfaatkan jasa angkutan umum itu.

“Banyaknya sepeda motor membuat warga tidak mau lagi menumpang labi-labi. Padahal jumlah labi-labi tidak kalah banyak, tapi tidak beroperasi karena tidak ada penumpang,” kata seorang sopir labi-labi warga Krueng Cut, Iwan (25), Minggu (15/4).

Selain itu, letak terminal angkutan tersebut tidak berdekatan dengan pasar Aceh juga mengakibatkan tidak adanya penumpang. Ia menyebutkan banyak warga yang berbelanja di pasar Aceh, sementara angkutan umum berada di terminal labi-labi Keudah yang jaraknya lebih kurang 1 km. 

Demikian juga pengakuan Bari (28) dengan menyebutkan, pemilik labi-labi sudah banyak yang menjual kendaraannya itu ke daerah lain karena tidak mendapatkan untung lagi.

“Labi-labi di Banda Aceh sudah banyak dijual pemiliknya karena tidak bisa menambah penghasilan. Yang ada malah rugi. Percuma beroperasi kalau tidak ada penghasilan,” katanya

Angkutan Labi-labi antara lain dijual ke Takengon (Aceh Tengah) dan Aceh Barat Daya (Abdya). Hal ini dilakukan karena pemiliknya beralih ke profesi lain untuk menambah penghasilan. (GaleriAbiee)

Sumber : Harian Analisa.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: