Pria obesitas di usia 20-an rawan serangan jantung

Gambar

Studi terbaru menyebutkan bahwa pria yang mengalami obesitas di awal usia dua puluhan memiliki kemungkinan lebih kecil untuk hidup hingga usia pertengahan (50-an).

Mereka juga delapan kali lebih berisiko terkena diabetes, pembekuan darah yang berpotensi fatal, dan bahkan serangan jantung. Untuk itu, para peneliti dari Denmark melacak data kesehatan dari 6.500 pria berusia 22 tahun selama 33 sampai 55 tahun.

Hasilnya menunjukkan hampir setengah dari mereka yang diklasifikasikan obesitas pada usia 22 didiagnosis dengan diabetes, tekanan darah tinggi, serangan jantung, stroke, pembekuan darah di kaki atau paru-paru, atau meninggal sebelum mencapai usia 55 tahun.

Studi ini menemukan bahwa para pria yang mengalami kelebihan berat badan di awal usia dua puluhan dua kali lebih berisiko menderita tekanan darah tinggi, serangan jantung, atau kematian dini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: